Mengemas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang Bermakna
Abstract
Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dituntut memiliki kompetensi serta bisa lebih kreatif dan inovatif agar pembelajaran PAI menjadi lebih bermakna, interaktif, inovatif, menyenangkan, serta sesuai dengan minat dan bakat peserta didik. Suatu proses pembelajaran yang membutuhkan seorang guru yang bisa menjadi Uswatun Hasanah serta dapat mendidik secara profesional, kreatif, dan inovatif sehingga membuat para siswa mencintai pelajaran PAI, sebagai manifestasi dari kecintaan terhadap agamanya yang tentunya akan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebermaknaan suatu pendidikan agama Islam akan dilihat pada konsistensi dalam pengamalannya, bukan pada seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki. Banyak orang langsung mengamalkan apa yang diketahuinya meskipun sedikit, tentu lebih berharga daripada yang banyak tahu tapi minim pengamalan. Model materi pendidikan agama Islam yang ideal adalah sentrifugal dengan mengetahui dan mengamalkan hal-hal sederhana/dasar kemudian dari waktu ke waktu berkembang menjadi pengetahuan luas yang terus diamalkan secara konsisten.
Copyright Notice
Authors who publish with Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam agree to the following terms:
-
Copyright Retention: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License.
-
Licensing: The work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), which permits others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, even commercially, provided the original work is properly cited and initial publication in this journal is acknowledged.
-
Post-Publication Distribution: Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




