Analisis Perluasan Pemanfaatan Dana Zakat untuk Pembangunan Masjid

  • Mahsunah Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta
  • Sultan Antus Nasruddin Mohammad Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta
Keywords: Zakat, Mosque

Abstract

This research is motivated by the existence of differences of opinion in interpreting Asnaf Zakat Fii Sabilillah, namely Shaykh Muhammad bin Shalih Al-Uimin is not allowed to distribute zakat except to the eight mustahik zakat groups. Meanwhile the opinion of Yusuf al-Qaradawi is allowed to issue zakat for the category Fii Sabilillah. The research method used in this research is a qualitative method using indepth interviews. The result of study show that the management of zakat funds for the utilization of the Al-Hidayah Kuningan mosque is carried out by paying attention to the principles of Amanah and benefits in line with Indonesian Law No. 23 of 2011. Transparency of the utilization of zakat funds for the construction of the Al-Hidayah Kuningan mosque by applying the principle of opennes that provides reports and information to the public and the reporting of BAZNAS which detailing the cost of gradual expenses is in line with Indonesian Law No. 23 of 2011.

References

Afrizal Ahmad. (2020). Analisis Terhadap Fatwa MUI Nomor 001/MUNAS-IX/MUI/2015 Tentang Pendayagunaan Harta Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf Untuk Pembangunan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Bagi Masyarakat. https://reposi tory.uin- suska.ac.id/ 2020.
Ali Basrin. (2018). Hukum Mentasharrufkan Dana Zakat Untuk Pembangunan Masjid Menurut Ibn Quddamah dan Yusuf AlQaradhawi (Studi Kasus di Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal). http://repository.uinsu.ac.id/.
Diah, Jimiarti. (2022). Analisis Pemanfaatan Dana Infak Masjid untuk Pemberdayaan Masyarakat Masjid Di Kota Bengkulu. http://repositoryiainbengkulu.ac.id.
Direktorat Pemberdayaan Zakat, Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam. (2009). Fiqh Zakat, Jakarta: Departemen Agama RI.
Huda Nurul. (2015). Zakat Perspektif Mikro Makro Pendekatan Riset. Jakarta: kencana, 2015.
Imam Mustofa. (2014). Zakat Lembaga Keuangan Syari’ah sebagai Badan Hukum, dalam JURNAL MILLAH Studi Agama, Yogyakarta: UII, Vol. 13 (2).
Jariba bin Ahmad. Penerjemah Asmuni Solihan Zamakhasyari. (2006). Fikih Ekonomi Umar bin Khattab, Jakarta Timur, khalifah.
Kartika Elsi, (2005). Pengantar hukum zakat dan wakaf, Penerbit PT Grasindo, Jakarta.
Mardani, (2012). Fiqh Ekonomi Syariah. (Jakarta: Prenada Media Grup.
Mubasirun. (2013). Distribusi Zakat dan Pemberdayaan Ekonomi Umat, Dalam INFERENSI: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan. Salagita: STAIN Salatiga. Vol. 7(2).
Sakdiah Nur, Daulay. (2022). Pemanfaatan Zakat Fitrah Untuk Pembangunan Masjid Di Tinjauan Dari Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah di Desa Ujung Batu Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas. http://etd.iain-padangsidimpuan.ac.id/ 2022.
Suryadi Andi, “Mustahiq dan Harta yang wajib dizakati menurut kajian para ulama”. UIN Sultan Maulana Hasanuddin BantenSyarifuddin Amir. (2010). Garis-Garis Besar Fiqh. Jakarta: Kencana.
Taqiyuddin Imam. (1992). Kifayatul Akhyar. Surabaya: CV Bina Iman
Published
2023-10-28
Abstract viewed = 78 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 53 times
How to Cite
Mahsunah, & Sultan Antus Nasruddin Mohammad. (2023). Analisis Perluasan Pemanfaatan Dana Zakat untuk Pembangunan Masjid. Al-Mi’thoa: Jurnal Zakat Dan Wakaf, 1(1), 42-51. Retrieved from https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/almithoa/article/view/1172