Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah <p align="justify"><strong><img style="float: left; width: 177px; margin-top: 8px; margin-right: 10px; border: 2px solid #184b80;" src="/public/site/images/admin/Vo.8_No_.1_Tahun_2018_2.jpg" width="277" height="258">Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam</strong>, <strong>P-ISSN: <span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><span style="font-family: helvetica; font-size: medium;"><a style="text-decoration: NONE;" href="http://u.lipi.go.id/1549942557">2085-0115</a></span></span>, E-ISSN: <span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><span style="font-family: helvetica; font-size: medium;"><a href="http://u.lipi.go.id/1549942557" target="_blank" rel="noopener">2656-3819</a></span></span></strong> is a blind peer-reviewed, published by Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Indonesia, is a peer-reviewed open access international journal published twice in a year (June-December). Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam is a Islamic Education research and article journal. Intended to communicate original researches, methodology and current issues on the subject. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives: Islamic Education, Islamic Education Psychology, Islamic education thought, Development of an Islamic education curriculum, Learning Evaluation, Learning Islamic Models Development, Learning Media Development. This journal warmly welcomes to articles contributions from scholars of related disciplines.</p> <p align="justify"><strong>Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam </strong>is a journal that is administered by Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta in collaboration with <a href="https://pp-paiindonesia.org/" target="_blank" rel="noopener">Perkumpulan Prodi PAI Indonesia&nbsp; </a>https://drive.google.com/file/d/1eEuLIgAM0JwUKevNMNzotOWOIMk_3ar_/view?usp=sharing</p> en-US <h3 class="" data-path-to-node="4"><strong data-path-to-node="4" data-index-in-node="0">Pemberitahuan Hak Cipta</strong></h3> <p data-path-to-node="5"><span class="">Penulis yang mempublikasikan artikelnya pada </span><strong class="" data-path-to-node="5" data-index-in-node="45">Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam</strong><span class=""> menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:</span></p> <ol start="1" data-path-to-node="6"> <li class="show"> <p data-path-to-node="6,0,0"><strong class="" data-path-to-node="6,0,0" data-index-in-node="0">Retensi Hak Cipta:</strong><span class=""> Penulis mempertahankan hak cipta atas artikel mereka tanpa batasan dan memberikan hak publikasi pertama kepada </span><em class="" data-path-to-node="6,0,0" data-index-in-node="130">Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam</em><span class="">.</span></p> </li> <li class="show"> <p data-path-to-node="6,1,0"><strong class="" data-path-to-node="6,1,0" data-index-in-node="0">Lisensi Atribusi:</strong><span class=""> Karya ini dilisensikan di bawah </span><a class="ng-star-inserted" href="https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" target="_blank" rel="noopener" data-hveid="0" data-ved="0CAAQ_4QMahcKEwj7mOTptdaUAxUAAAAAHQAAAAAQdw">Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)</a><span class="">.</span><span class=""> Lisensi ini mengizinkan orang lain untuk berbagi (menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun) dan mengadaptasi (mengubah,</span><span class=""> dan membuat turunan dari materi ini) untuk kepentingan apa pun,</span><span class=""> bahkan secara komersial,</span><span class=""> dengan syarat tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis asli dan publikasi pertamanya di jurnal ini.</span></p> </li> <li class="show"> <p data-path-to-node="6,2,0"><strong class="" data-path-to-node="6,2,0" data-index-in-node="0">Pengaturan Non-Eksklusif:</strong><span class=""> Penulis dapat memasukkan artikel ke dalam pengaturan kontrak non-eksklusif terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya:</span><span class=""> mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku),</span><span class=""> dengan pengakuan publikasi pertamanya pada jurnal ini.</span></p> </li> </ol> qiroah@iiq.ac.id (Sekretariat) reksiana@iiq.ac.id (Reksiana) Sel, 30 Des 2025 08:04:54 +0000 OJS 3.1.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PERAN GURU PAI DALAM MEMBANGUN MORALITAS SISWA PADA ERA DIGITAL DI SMPN 3 TANGERANG SELATAN https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/3998 <p>Penelitian ini dilatar belakangi karena banyaknya dampak yang ditimbulkan pada era digital, perkembangan teknologi digital telah membawa dampak yang signifikan dalam pendidikan termasuk dalam membangun moralitas siswa&nbsp; pada era digital. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran guru PAI dalam membangun moralitas siswa pada era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru PAI dalam membangun moralitas siswa pada era digital berperan dengan sangat baik, di antaranya: Guru berperan sebagai pendidik, guru berperan sebagai pengajar, guru berperan sebagai pembimbing, guru berperan sebagai penasehat, dan guru berperan sebagai model dan teladan. Tentunya peran guru tersebut dapat membangun moralitas era digital di antaranya: dilihat dari aspek kejujuran, menjadi diri sendiri, bertanggung jawab, kemandirian, keberanian moral, kerendahan hati, dan berfikir kritis.</p> Nurul Faridah, Eka Naelia Rahmah ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/3998 Sel, 30 Des 2025 00:00:00 +0000 SIGNIFIKANSI FARSY AL-HURUF DALAM SURAH AL-FATIHAH DAN IMPLEMENTASINYA DI KALANGAN MAHASISWA ILMU AL-QURAN DAN TAFSIR https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/3999 <p>Pengetahuan tentang variasi bacaan Al-Quran semakin penting diketahui oleh mahasiswa untuk membaca dan mempraktikkan tujuh macam/ wajah (variasi) dari tujuh imam qiraat (qiraah sab’ah). Bukan hanya mengetahui bacaan satu Imam-- seperti Imam Hafsh yang populer di Indonesia, tetapi juga variasi bacaan imam qiraat lain seperti Imam Nafi’ dan Imam Abu ‘Amr, terlebih di era digital ini. Kecepatan teknologi perlu diimbangi oleh pengetahuan bacaan Qiraat tujuh imam untuk membekali pengetahuan agar mahasiswa tidak terjebak pada kesalahan ragam bacaan maupun kaidah khusus (<em>farsy al huruf). </em>Namun demikian, tidak semua mahasiwa memiliki kemampuan untuk mempelajari ilmu qiraat ini. Karena itu, penulis mengangkat tema tentang signifikansi <em>farsy huruf</em> bacaan qiraat imam tujuh pada surah Al-Fatihah untuk mahasiswa Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir. Surah al-Fatihah dipilih karena surah ini yang dibaca berulang setiap hari dalam shalat. Metodologi penelitian kualitatif dipilih dalam riset ini. Hal ini dilakukan karena peneliti harus melakukan wawancara mendalam pada mahasiswa untuk mengetahui level pengetahuan mengenai <em>farsy al-huruf</em> <em>qiraat sab’ah</em> pada surah al-Fatihah. Secara umum, mahasiswa mengetahui adanya ragam bacaan dan <em>farsy al-huruf</em> qiraat imam tujuh dalam Qs. Al-Fatihah, namun masih banyak di antara mereka yang belum mengetahui dimana letak perbedaannya bahkan ada beberapa di antara mereka yang belum pernah mempelajari ilmu qiraat sebelumnya.</p> Ina Salmah Febriani , Nurhasana, Mustafakama Waduereh ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/3999 Sel, 30 Des 2025 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI METODE TALAQQI DAN TIKRAR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HAFALAN QURAN SANTRI DI PESANTREN TAHFIDZ MASKANUL HUFFADZ https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/4000 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode <em>talaqqi</em> dan <em>tikrar</em> dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur`an santri di Pesantren Tahfidz Maskanul Huffadz. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya menjaga kualitas hafalan Al-Qur`an yang tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga pada ketepatan bacaan, kelancaran, serta kekuatan hafalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan ustadz pembimbing tahfidz dan santri, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode <em>talaqqi</em> berperan penting dalam memastikan ketepatan bacaan santri melalui koreksi langsung dan keteladanan bacaan dari ustadz, sedangkan metode <em>tikrar</em> berkontribusi dalam memperkuat daya ingat dan menjaga konsistensi hafalan. Implementasi kedua metode tersebut secara terpadu mampu meningkatkan kualitas hafalan santri, yang ditunjukkan melalui meningkatnya kelancaran hafalan, berkurangnya kesalahan bacaan, serta stabilitas hafalan dalam jangka waktu tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode <em>talaqqi</em> dan <em>tikrar</em> secara sistematis dan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur`an santri di pesantren tahfidz.</p> Ima Maulani Arba’ah, Ahmad Habib, Ahmad Riyadhi Farhan, Zulfitria ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/4000 Sel, 30 Des 2025 00:00:00 +0000 PENGUATAN PROFESIONALISME GURU PAI DI ERA DISRUPSI https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/4001 <p>Era disrupsi yang ditandai dengan perkembangan teknologi digital, perubahan sosial yang cepat, serta pergeseran nilai dan budaya menuntut adanya transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Guru PAI tidak hanya dituntut menguasai materi keislaman secara normatif, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, menguasai teknologi pembelajaran, serta memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang kuat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep penguatan profesionalisme guru PAI di era disrupsi, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta strategi pengembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) terhadap berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan profesionalisme guru PAI harus dilakukan secara holistik melalui peningkatan kompetensi digital, penguatan nilai-nilai moderasi beragama, pengembangan pembelajaran inovatif, serta dukungan kebijakan dan kelembagaan. Dengan demikian, guru PAI diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal dalam membentuk peserta didik yang religius, moderat, dan adaptif terhadap tantangan zaman.</p> Lalu Muhammad Samiuddin, Aris Setyawan, Kamarul Zaman, Ine Ratu Fadilah ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/4001 Sel, 30 Des 2025 00:00:00 +0000 PERAN GURU AGAMA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DENGAN KETERBATASAN SARANA PRASARANA (STUDI KASUS SD NEGERI BATUJAYA III KARAWANG) https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/4002 <p>Keterbatasan sarana prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dapat mempengaruhi efektivitas proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru Agama, Kepala Sekolah, dan Komite Sekolah, dalam pembelajaran PAI dengan keterbatasan sarana prasarana di SD Negeri Batujaya III Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Agama telah menjalankan perannya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) meskipun terdapat keterbatasan sarana prasarana, dengan didukung Kepala Sekolah dan Komite Sekolah dalam menunjang pelaksanaannya. Dengan demikian, kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan dan kualitas pembelajaran PAI.</p> Atsmanih Nurilahi, Nadjematul Faizah ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/4002 Sel, 30 Des 2025 00:00:00 +0000