https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/issue/feed Jurnal Qiroah 2019-10-09T03:19:50+00:00 Reksiana qiorah@iiq.ac.id Open Journal Systems <p align="justify"><strong><img style="float: left; width: 177px; margin-top: 8px; margin-right: 10px; border: 2px solid #184b80;" src="/public/site/images/admin/cover.png" width="146" height="218">Jurnal Qiroah</strong>&nbsp;Jurnal Pendidikan Agama Islam/JPAI (The Journal of Islamic Education) is a periodical scientific journal published by Department of Islamic Education, Faculty of Tarbiyah The Institute of Quran Studies (IIQ Jakarta) The journal specializes in the study of Islamic education science and research. The purpose of this journal is to disseminate the results of studies and research on Islamic religious education written by academics and researchers for the general public</p> <p align="justify">&nbsp;</p> <p align="justify"><strong>P-ISSN :&nbsp; <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1549942557&amp;1&amp;&amp;#">2085-0115</a></strong></p> <p align="justify"><strong>E-ISSN :&nbsp;&nbsp;<a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1549942557&amp;1&amp;&amp;#">2656-3819</a></strong></p> <p align="justify">&nbsp;</p> https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/91 Penalaran Moral Dalam Mencegah Delikuensi Remaja 2019-10-09T02:55:36+00:00 Harmathilda Hasanusi harmathilda@iiq.ac.id <p><em>Discussing about adolescent is never separated from social life, environment or his/her behavior. Adolescent is a person that no longer seen as a child, but can not be said as an adult as well. In this condition, sometimes they make troubles or problems. T</em><em>hen, there is an assumption that adolescents are a strange group because they have values </em><em>​​</em><em>that are different from their parents or people who are more mature than them. </em><em>So, it is very important to understand the moral reasoning by all children in preventing adolescent delinquency. Moral reasoning is how a person can make a decision whether what he does is something good or bad; the reason for them to think that whatever they do is considered good or bad. Moral reasoning develops in the order of stages. Therefore, children always need guidance from parents or teachers so they can always move carefully according to the level of reasoning</em>.</p> 2019-06-01T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/93 Pendidikan Penguatan Karakter Melalui Pembiasaan Akhlak Mulia 2019-10-09T02:56:27+00:00 Asep Habib Idrus Alawi rianto.msi23@gmail.com <p>Strengthening of the character education constitute of effort is very important for achieving national education goals. The character of education must be instilled early and will be the main foundation for the formation of national character. Considering importance of character education, educators must make efforts to introduce and develop character of education for students. One form of effort to strengthen the character of students in school&nbsp; is through ways of habituating noble character.&nbsp; &nbsp;This Study purpose to identify about: Program to strengthen character education in elementary schools through the habituation of noble character. This study uses descriptive qualitative methods, data collection is done by observation, interviews, and ocumentation studies. Data analysis was carried out by stages of data inventory, classifying data, analyzing data, and formulating conclusions.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; The results of this study indicate that: The program for reinforcement of the character education at Adzkia 1 Elementary School Cisaat and Cisaat Public Elementary School in Sukabumi Regency is by integrating the learning process by habituating noble moral values ​​in daily life;</p> 2019-06-03T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/94 Kaji Tindak Model Pemebelajaran Cooperatif Script Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Pai Materi Ikhlas, Sabar Dan Pemaaf Siswa Kelas Vii Smp Muara Ilmu Tahun Pelajaran 2018-2019 2019-10-09T02:58:06+00:00 Saepullah Saepullah saepullah@iiq.ac.id Laila Nur Habibah laila@gmail.com Leni Purnama Dewi leni@gmail.com <p>Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sengaja mengembangkan interaksi di antara siswa serta guru. Pembelajaran ini pun memberikan kesadaran akan adanya perbedaan, sehingga menghindari ketersinggungan dan kesalahpahaman yang dapat menimbulkan permusuhan, sebagai latihan hidup di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (<em>Classroom</em> <em>action research</em>). Menurut Hopkins yang dikutip dari buku Rochiati Wiriaatmadja, penelitian tindakan kelas (PTK) adalah penelitian yang mengkombinasikan prosedur penelitian dengan tindakan substantif, atau suatu usaha seseorang untuk memahami apa yang sedang terjadi, sambil terlibat dalam sebuah proses perbaikan dan perubahan. Penelitian dilakukan di SMP Muara Ilmu yang berada di Jl. H. Kenan No. 135 RT 02/12 Bojongsari, Depok pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019, pada bulan April 2019. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Muara Ilmu Bojongsari. Penelitian tindakan dilakukan dengan dua siklus, yaitu pra siklus dan siklus pertama. Setiap siklus pada penelitian ini terdiri dari beberapa kegiatan yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, dan observasi serta refleksi. Kesimpulan penelitian ini adalah Model pemebelajaran <em>cooperatif script</em> dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi&nbsp; ikhlas, sabar dan pemaaf siswa kelas VII di SMP Muara Ilmu tahun pelajaran 2018-2019. Terlihat hasil pembelajaran pada pra siklus adalah 41,25 menjadi 80,50, sedangkan jumlah rata-rata nilai tes pada pra siklus sebesar 4,13 meningkat pada siklus I yaitu sebesar 8,05</p> 2019-10-09T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/95 Konsep Membentuk Karakter Anak Berbasis Al-Qur’an 2019-10-09T03:19:05+00:00 Siti Rahmah sitirahmah@iiq.ac.id <p>Akhlak merupakan kerangka dasar ajaran Islam yang memiliki kedudukan sangat penting, disamping aqidah. Rasulullah Saw mengisyaratkan bahwa kehadirannya di muka bumi ini membawa misi pokok, yaitu; menyempurnakan akhlak manusia yang mulia. Berbagai perilaku destruktif, seperti premature immoralities, alkoholisme, seks bebas, narkoba, aborsi sebagai penyakit sosial yang harus diperangi secara bersama-sama. Sehingga kenyataan ini menjadikan banyak orang yang tidak lagi mempercayai kemampuan pemerintah, untuk menurunkan angka kriminalitas serta berbagai penyakit sosial.Pendidikan karakter menurut Al-Qur’an bukan hanya sekedar mengajarkan atau memberikan pengetahuan tentang baik dan buruk, melainkan membiasakan, menyontohkan, melatihkan, menanamkan, dan mendarahdagingkan sifat-sifat yang baik, dan menjauhi perbuatan yang buruk. Pendidikan karakter dalam Al-Qur’an dan Al-Sunnah adalah pendidikan pembiasaan, pendarah dagingan, praktik, internalisasi dan transformasi nilai-nilai yang baik kedalam diri seseorang. Proses pembentukkan karakter menurut Al-Qur’an diantaranya adalah adanya pengenalan, pemahaman, penerapan, pembiasaan, pembudayaan, Internalisasi menjadi karakter. Melalui pendidikan karakter ini diharapkan dapat dilahirkan manusia yang memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya, tanpa paksaan, disertai rasa penuh tanggung jawab. Yaitu manusia-manusia yang merdeka, dinamis, krestif, inovatif dan bertanggung jawab terhadap Tuhan, diri sendiri, manusia, masyarakat, bangsa dan Negara.</p> 2019-06-19T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/96 Pengaruh Kompensasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru Taman Kanak-Kanak Jakarta Timur 2019-10-09T03:11:07+00:00 alimudin alimudin alimudin@iiq.ac.id <p><em>This study aims to determine the compensation contributor to teacher performance, the influence of work environment on teacher performance, and the influence of interaction between the two on teacher performance. This research uses Expost Facto research method. With research populations in eastern Jakarta. Of the total population of 566 teachers with sample sampling using the technique of custer rendom sampling (sampling area) with 10% significant&nbsp; number of samples amounted to 264 samples. The result of this research shows that (a).&nbsp; there is a significant influence between compensation and work environment, (b). there is significant influence between environment on teacher&nbsp; performance, and (c) there is interaction between compensation and work environment to teacher performance in east Jakarta area.</em></p> 2019-06-24T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/97 Active Learning Teach Like Finland 2019-10-09T03:17:37+00:00 Syarifah Syarifah Syarifah@iiq.ac.id <p>Pembelajaran aktif menjadi suatu keharusan di dunia global yang telah memasuki semua lini kehidupan manusia. Teknologi, ketrampilan dan sikap secara aktif menjadi landasan pendidikan di sebuah lembaga sekolah. Pembelajaran aktif merupakan sebuah bentuk modul bagaimana memperkenalkan belajar aktif, bagaimana menjadikan peserta didik aktif sejak awal, bagaimana membantu siswa mendapatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap secara aktif dan bagaimana menjadikan belajar menjadi kegiatan yang tidak terlupakan adalah sebuah inti dari <em>aktive learning.</em><em>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Active Learning Teach Like Finland</em> menjadi fenomena dunia ketika peserta didik yang masih berusia 15 tahun berhasil mencatatkan skor tertinggi di penyelenggaraan pertama PISA (<em>Programme For International Student Assesment</em>) pada tahun 2001. Ujian itu meliputi penilaian ketrampilan berfikir kritis di matematika, sains, dan membaca. Pendidikan Finlandia memiliki jam pelajaran pendek, PR (Pekerjaan Rumah) tidak banyak, dan ujiannya tidak begitu terstandarisasi dapat mencetak siswa-siswa dengan prestasi yang sangat baik. Prestasi siswa yang baik tidak terlepas dari peran kurikulum sebagai pemandu kegiatan belajar.&nbsp; &nbsp; Telaah kurikulum 2013 terhadap <em>Teach Like Finland</em> menjadi sebuah analisa antar negara yang memiliki konsep pembelajaran mencerdaskan kehidupan bangsa. Isi materi, pelaksanaan pembelajaran aktif, dan target serta kegunaan lembaga pendidikan bersaing serasi dengan konteks konstitusi antar negara. Negara Indonesia yang berada pada zaman global dan <em>milleanial</em> ditandai dengan kemandirian generasi muda belajar disemua lini kehidupan dunia maya dengan mengkaitkan egosentrisnya menjadi pencetus pembelajaran aktif mendunia.&nbsp; &nbsp;Telaah Kurikulum 2013 memiliki kekhasan dalam inovasi, kreatifitas dan produktif dalam memenuhi unsur-unsur kurikulumnya. Pusat belajar bukan hanya terletak pada guru, buku-buku menjadi referensi utama dalam penelusuran ilmu peserta didik, kualitas waktu belajar berperan pada observasi mendalam yang dilakukan secara mandiri dan aktif, kelas partisipatif dan kolaboratif antara guru dan peserta didik menjadi rangkaian modul pembelajaran terncana dalam menyerap pemahaman ilmu untuk mendapatkan kecakapan terpadu peserta didik. <em>Active Learning Teach Like Finland</em> menjadi jawaban baru dari beberapa proses pembelajaran aktif yang telah ada dan bermanfaat bagi kemajuan di dunia pendidikan</p> 2019-06-29T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##